Anggota Koalisi
Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Aliansi Buruh Menggugat/ABM (KASBI, SBSI 1992, SPOI, SBTPI, FNPBI, PPMI, PPMI 98, SBMSK, FSBMI, FSBI, SBMI, SPMI, FSPEK, SP PAR REF, FKBL Lampung, SSPA NTB, KB FAN Solo, AJI Jakarta, SBJ, FKSBT, FPBC, FBS Surabaya, PC KEP SPSI Karawang, GASPERMINDO, ALBUM Magelang, FKB Andalas), YLBHI, LBH Pers, LBH Jakarta, Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika (ANBTI), PBHI, TURC, LBH Pendidikan, Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM), Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI), Serikat Guru Tangerang, Serikat Guru Garut, Federasi Guru Independen Indonesia, ICW, LBH APIK, IKOHI, KONTRAS, PPR, Somasi-Unas, SPR, Arus Pelangi, GMS, LPM Kabar, Lembaga Kebudayaan Nasional (LKN), Praksis, Forum Pers Mahasiswa Jabodetabek (FPMJ), FMKJ, Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP), FSPI, Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI), Repdem Jakarta, SPN, OPSI, SP LIATA, SPTN Blue Bird Grup
Links
Media
Wednesday, December 20, 2006
Kompas Didemo Ratusan Orang
(ctt redaksi: Kamis, 21 Desember 2006, merupakan awan hitam bagi kebebasan pers Indonesia. Betapa tidak. Sejak keran kebebasan pers dibuka, hak masyarakat untuk mendapat informasi nyatanya tetap terhalang. Buktinya, aksi massa ratusan pembaca harian Kompas yang tergabung dalam Komite Anti Pemberangusan Serikat Pekerja (KOMPAS), pada hari Rabu (20/12/2006) siang, sama sekali tak muncul di media massa. Baik itu media cetak maupun media elektronik. Dari 11 penerbitan media cetak nasional, tak satu pun yang memuat berita ini. Hanya Koran Tempo, satu-satunya media cetak yang menolak tunduk pada 'Solidaritas Hitam' yang digembar-gemborkan manajemen Kompas. Bravo!)

Koran Tempo, 21 Desember 2006

Kompas Didemo Ratusan Orang

JAKARTA - Lebih dari 300 orang yang tergabung dalam Komite Anti Pemberangusan Serikat Pekerja (Kompas) berdemo di depan kantor Kompas di Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, kemarin. Mereka menuntut Bambang Wisudo, wartawan Kompas yang dipecat, dipekerjakan kembali.

Dalam aksi tersebut, komite, yang terdiri atas gabungan puluhan lembaga swadaya masyarakat, ini melakukan orasi di atas truk. "Kami mengutuk aksi kekerasan dan penyanderaan terhadap Bambang Wisudo," kata Hendrik Sirait, koordinator lapangan.

Selama aksi berlangsung, mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya dan meneriakkan yel-yel dan lagu-lagu perjuangan aksi solidaritas untuk Bambang Wisudo. Mereka juga mengusung spanduk, bendera, dan karton dengan aneka tulisan, seperti"Kembalikan Kompas yang dulu" dan "Stop kekerasan di Kompas".

Pemimpin Redaksi Kompas Suryopratomo mengatakan saat ini pihaknya sedang mengajukan proses pemecatan terhadap Bambang Wisudo ke Departemen Tenaga Kerja."Dia dinilai bertindak di luar batas kepatutan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut Kompas," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bambang Wisudo dipecat oleh manajemen Kompas setelah memperjuangkan berdirinya serikat pekerja dan pembagian saham 20 persen untuk karyawan.

Menurut Suryopratomo, berita itu tak benar. Serikat pekerja di Kompas masih eksis sampai sekarang. Soal saham 20 persen untuk karyawan itu sudah disepakati bersama. "Kekerasan yang diembuskan ke luar, itu juga tidak benar," katanya. Itu semua, menurut dia, bisa dilihat dari CCTV.

Kronologinya, pada 7 Desember lalu, dia menempelkan surat pribadi kepada Jakob Oetama, Pemimpin Umum Kompas, tentang permintaan untuk tidak dimutasi ke Ambon."Mutasi itu berlaku bagi 56 wartawan Kompas yang lain," ujarnya.

Mengenai mutasi, dia malah mengajukan keberatan ke bagian sumber daya manusia agar dimutasi ke Garut, bukan ke Ambon, dan meminta waktu hanya tiga bulan. "Itu tidak mungkin," ujarnya. Tapi keesokan harinya, dia menempelkan selebaran surat pribadi dari Jakob Oetama itu di seluruh gedung Kompas.

Pihak keamanan menegurnya, lalu dia dibawa ke pos petugas keamanan. Saat digandeng, dia menjatuhkan diri. "Tapi diberitakan dia disandera setelah diwawancarai radio swasta," katanya. (RUDY PRASETYO WAHYU MURYADI)

posted by KOMPAS @ 9:17 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
Previous Post
Archives
Powered by

Hit Counter
Hit Counter

Free Blogger Templates
BLOGGER

http://rpc.technorati.com/rpc/ping <